Aplikasi kredit yang bisa diandalkan untuk shopping ada banyak sekali pilihannya. Kalau dulu cuma bisa pakai kartu kredit bank, sekarang, aplikasi kredit berbasis online kayak Kredivo, bisa juga jadi pilihan. Sebab, jumlah limit, suku bunga, hingga opsi merchant yang tersedia nggak kalah menarik dengan yang ditawarkan kartu kredit bank. Hanya bedanya, daftar aplikasi kredit jauh lebih mudah dan cepat dibandingkan ajukan atau daftar kartu kredit.
Meski begitu, penggunaan aplikasi kredit tetap harus hati-hati dan waspada terhadap banyak hal. Khususnya kemampuan kita mengontrol habit belanja dan juga waspada terhadap beragam modus penipuan atau celah yang mungkin mengintai keamanan akun kredit online kita.
Perlu diingat juga, aplikasi kredit berbasis online seperti Kredivo hanyalah sebatas alat bantu pembayaran, bukan uang cadangan. Jadi, kalau tujuan penggunaannya untuk shopping, hal ini harus benar-benar diperhitungkan dengan matang. Khususnya disesuaikan dengan kemampuan keuangan, supaya cicilannya bisa tetap terbayar tanpa adanya drama kredit macet.
Ada 3 hal yang sebaiknya kamu cek dan pertimbangkan kalau mau pakai aplikasi kredit online untuk shopping, yaitu:
Apakah barang yang mau dibeli benar-benar dibutuhkan?
Ada kalanya, habit shopping yang kita punya terbentuk bukan karena kebutuhan, melainkan demi gaya hidup atau gengsi semata. Misalnya, HP yang sekarang masih berfungsi dengan baik, tapi sudah mau kredit HP baru hanya karena tipe terbaru sudah keluar dengan desain dan fitur yang lebih canggih.
Apakah HP baru dengan desain dan fitur canggih ini benar-benar kita butuhkan untuk aktivitas sehari-hari? Nah, pertanyaan ini, harus dipikirkan lagi kalau-kalau kamu berencana beli atau gunakan aplikasi kredit untuk barang yang sejenis ini.
Sebab, sekali digunakan, akan ada tagihan yang harus kamu bayar di bulan berikutnya dan bulan-bulan lainnya sampai lunas. Makin panjang tenor cicilan yang kamu pilih, akan makin lama juga cicilan untuk lunas. Makanya, akan lebih baik kalau penggunaan aplikasi kredit seperti Kredivo bisa diutamakan untuk barang yang benar-benar penting.
Apakah masih ada cicilan yang baru berjalan sebelumnya?
Kalau kamu belum lama ini baru ambil cicilan barang, nggak disarankan untuk ambil cicilan barang baru dalam waktu yang berdekatan, walaupun limit kreditmu masih memadai. Salah satu alasannya adalah karena angsuran bulanan yang harus kamu bayar bisa jadi double dan bengkak. Apakah kapasitas keuanganmu memadai?
Perlu diingat, keuangan yang sehat salah satunya ditandai dengan jumlah utang yang belum melebihi 30% total penghasilan. Kalau sudah lebih, ini tanda kalau kamu harus setop berutang. Kalau tetap dilakukan, keuanganmu bisa jadi nggak stabil dan malah habis untuk bayar cicilan per bulan, alih-alih membayar dan membeli kebutuhan hidup lainnya yang lebih penting.
Apakah simulasi cicilannya sesuai dengan kemampuan keuanganmu?
Ketika pakai aplikasi kredit dan memilih opsi cicilan, biasanya akan ada simulasi cicilan yang muncul. Misalnya di Kredivo kamu mau beli barang elektronik dengan tenor cicilan s.d 12 bulan, Kredivo akan langsung menampilkan simulasi cicilannya sesuai dengan tenor yang kamu pilih.
Simulasi cicilan ini sifatnya sangat penting, sebab kamu bisa mengecek dan menyesuaikan apakah sesuai dengan kemampuan keuanganmu? Plus, suku bunga dan tenornya bisa juga dilihat detailnya pada simulasi ini.
Kalau simulasi cicilan menunjukan angka yang over budget dari yang kamu sanggup bayar per bulan, sebaiknya jangan lanjutkan transaksi. Atau alternatifnya, kamu bisa cari barang dengan opsi yang lebih murah atau mengambil tenor cicilan yang lebih panjang supaya lebih ringan.